Saat pertemuan itu pasti datang

Keseharian kita dan kesibukan kita terkadang dan mungkin selalu membuat kita lupa dengan tujuan hidup yang sebenarnya. Kita banyak terlena dengan kehidupan dunia dengan segala perhiasannya, padahal Allah sudah mengatakan bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara sedangkan pertemuan dengannya di kehidupan kekal dan abadi adalah pasti.

Lalu kenapa kita mesti menukar kehidupan yang sangat terbatas dengan kehidupan yang tak ada batasnya? Memang manusia pada dasarnya bodoh, seperti itulah yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Maka Orang yang beruntung adalah mereka yang menggunakan pikirannya bukan hanya untuk memikirkankehidupan di dunia saja, tapi juga untuk memikirkan kehidupan akhir yang tak kan pernah akan berakhir lagi.

Marilah kita renungi bersama jalan hidup kita, kita koreksi jejak langkah kita cenderung ke manakah arahnya. Sebagai seorang yang mengaku “programmer” bukan berarti aku harus sibuk dalam dunia komputer saja, karena komputer adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Ini adalah masalah kecil dan sebenarnya tidak boleh dibesar-besarkan. Ada masalah besar yang tidak boleh kita kecilkan, karena akan berakibat fatal dan berakibat penyesalan kelak. Apakah masalah besar itu? Bagiku masalah besar itu adalah, bagaimana kita hidup. Kita hidup tidak asal hidup, saat pertemuan dengan yang maha kuasa itu tiba, maka kita akan dimintai pertanggung jawaban tentang hidup yang sudah kita jalani. Saat pertemuan itu, “filem kehidupan” kita akan diputar dan sang sutradara akan memberikan balasan sesuai dengan kualitas dari “filem kehidupan” yang kita buat.

Setiap orang mempunyai jalan hidup masing-masing, setiap orang mempunyai cara pikir yang berbeda, setiap orang mempunyai kelebihan yang beragam, tapi setiap orang pasti akan mati dan saat pertemuan itu pasti akan datang. Maka maknailah hidup kita agar kelak tidak menyesal di hari depan. Bagaimana Anda memaknai hidup Anda?

3 Komentar »

  1. Piko Said:

    nice posting mas ed. btw tugasnya tuh yg mana yah?

  2. hero Said:

    semoga itu benar

  3. Seven Said:

    yupz… Jazakallah dech…


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: